Beasiswa Kuliah S2 Manajemen Kebakaran Hutan

Sebagai salah satu negara di Eropa yang menjadi destinasi bagi banyak wisatawan dari seluruh dunia, Prancis juga dikenal memiliki sistem pendidikan yang berkualitas dan jarang ditemukan di negara – negara lainnya, salah satunya seperti program magister studi bidang Manajemen Kebakaran Hutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Program Internasional IPB University, Prof Iskandar Zulkarnain, yang menyebut bahwa Prancis merupakan negara dengan sistem edukasi yang baik namun dengan biaya kuliah yang terjangkau. Tidak hanya itu, mahasiswa yang berkuliah di sana juga pastinya bisa turut menikmati kekayaan budaya serta mendapat reputasi akademik yang baik.

Dalam acara International Collaboration Office (ICO) IPB University, yang merupakan hasil kerjasam Kementerian Dalam Negeri dan Badan Darurat Prancis itu, Jean Michael Dumaz selaku perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri Prancis juga mendorong para mahasiswa pascasarjana IPB University agar bisa melanjutkan pendidikannya di Prancis.

Bahkan ia pun menyebut jika masalah bahasa tidak akan menjadi kendala, karena menurutnya sejumlah kampus di sana juga sudah banyak yang menyampaikan materi perkuliahan dengan Bahasa Inggris terutama bagi mahasiswa internasionalnya.

Sementara itu perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri Prancis, Samantha Chareille, menjelaskan bahwa salah satu lembaga studi lanjutan di Paris, Ecole pratique des hautes etudes, juga memiliki program studi Pengelolaan Kebakaran Hutan.

Sebagaimana diketahui, Ecole Pratiqie Des Hautes Etudes ini merupakan salah satu universitas terbaik menurut ranking internasional, ini adalah lembaga studi lanjutan yang berada di Paris dan telah berdiri sejak tahun 1868 melalui dekrit Menteri Pendidikan Prancis saat itu, Victor Duruy.

Samantha menjelaskan, jurusan pengelolaan kebakaran hutan ini dibentuk oleh Kementerian Prancis yang ditujukan bagi seluruh mahasiswa, baik lokal, internasional, maupun profesional dengan masa studi selama 2 tahun. Adapun lulusan dari program studi ini nantinya akan mendapat gelar ganda, yakni dari PSL dan IPB University.

Perwakilan Institut Francais Indonesia, Victoire Hazoume, juga turut menginfokan mengenai program beasiswa yang bisa didapatkan oleh para mahasiswa Internasional, termasuk Indonesia. Ia mengatakan, beasiswa yang diusung merupakan bantuan subsidi biaya kuliah atau beasiswa parsial, di mana penerima beasiswa hanya perlu membayar 30 persen saja biaya kuliah, sementara sisanya akan ditanggung oleh pihak Pemerintah Prancis.

Sebagai informasi, untuk saat ini terdapat 2 jenis beasiswa yang diadakan oleh Pemerintah Prancis, di antaranya mencakup biaya pengurusan visa, asrama mahasiswa, hingga sejumlah biaya tambahan lainnya. Dengan adanya beasiswa seperti ini, maka tidak hanya bisa menikmati kebudayaannya tinggi di Prancis saja, melainkan mahasiswa Indonesia akan sangat diuntungkan dengan mendapatkan banyak fasilitas pendukung kuliah lainnya.

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment