Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama akhirnya meningkatkan kapasitas penerima beasiswa hingga 149 orang dalam program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Hal itu disampaikan langsung oleh Rektor UIN Datokarama, Prof Sagaf Pettalongi, pada hari sabtu kemarin.

Menurutnya, penerima KIP Kuliah akan menjadi ikon bagi UIN Datokarama mengingat pembinaan dalam peningkatan kapasitas akan dilakukan secara terus menerus tiap semesternya. Prof Sagaf juga menyebut, mahasiswa penerima KIP Kuliah merupakan salah satu komponen harapan bangsa di kemudian hari, karena alasan itulah maka pihaknya sangat perlu untuk memberi dukungan dengan mengalokasikan anggaran yang lebih besar dengan tujuan supaya generasi muda bisa mendapatkan pendidikan yang  lebih tinggi, terutama di jenjang S1.

Dalam program tersebut, mahasiswa yang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah maka akan memperoleh bantuan biaya pendidikan hingga Rp 6.6 juta per semester atau lebih dari Rp 52 juta sepanjang delapan semester. Dengan demikian, prof Sagaf pun mengharapkan agar para penerima KIP Kuliah bisa memanfaatkan dengan sebaik mungkin bantuan dana beasiswa tersebut untuk kepentingan akademik.

Bahkan ia juga menyebut jika para mahasiswa penerima beasiswa KIP merupakan orang – orang yang beruntung, karna menurutnya beasiswa tersebut bisa digunakan untuk berbagai hal positif yang menunjang proses akademik.

Prof Sagaf yang juga sekaligus menjadi Wakil Ketua Umum MUI Sulteng menegaskan, agar para mahasiswa dapat meningkatkan kualitas masing – masing terutama dalam perolehan IPK yang menurutnya tidak boleh berada di bawah 3.00. Selain itu, Prof Sagaf juga mengharapakan agar para mahasiswa tersebut bisa turut meningkatkan akhlak, baik dalam cara berkomunikasi, berpakaian, maupun pergaulan.

Lebih lanjut, Prof Sagaf juga mengingatkan pada mahasiswa penerima KIP Kuliah agar menunda pernikahan selama menjalani perkuliahan di jenjang S1, karena menurutnya hal tersebut merupakan salah satu syarat bagi penerima KIP-Kuliah.

Sebagaimana diketahui, untuk mahasiswa angkatan 2021 saja tercatat ada lebih dari 500 orang yang mendaftar untuk mendapat beasiswa KIP Kuliah, namun hanya terdapat 149 mahasiswa saja yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi penerima manfaat dari program beasiswa tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Pengelola KIP Kuliah UIN Palu, Abdul Wahab, juga menambahkan bahwa kegiatan pelatihan soft skill yang diadakan nantinya merupakan kegiatan kedua dalam proses pembinaan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Adapun pembinaan tersebut nantinya akan dilakukan dalam kegiatan English camp, tujuannya adalah untuk keterampilan dalam penguasaan bahasa asing mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah. Wahab melanjutkan, pelatihan soft skill nantinya akan berlangsung pada tanggal 15 – 18 Juli 2022 di Kabupaten Sigi.

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment