Reklame adalah salah satu bentuk komunikasi persuasif yang bertujuan untuk mempengaruhi sikap, perilaku, atau tindakan seseorang atau kelompok orang terhadap suatu produk, jasa, ide, atau organisasi. Reklame biasanya disampaikan melalui berbagai media, seperti televisi, radio, surat kabar, majalah, internet, spanduk, poster, dan lain-lain. Reklame memiliki beberapa unsur penting, seperti judul, gambar, slogan, logo, dan kalimat ajakan.

Kalimat ajakan adalah kalimat yang mengandung unsur permintaan, harapan, atau dorongan agar pembaca atau pendengar melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penulis atau pembicara. Kalimat ajakan sering digunakan dalam reklame untuk memotivasi atau membujuk audiens agar tertarik dengan apa yang ditawarkan oleh reklame tersebut. Kalimat ajakan biasanya berupa imperatif (perintah), eksklamatif (seruan), atau interrogatif (pertanyaan). Kalimat ajakan juga sering disertai dengan kata-kata yang bersifat positif, menarik, menguntungkan, atau mendesak.

Salah satu tujuan dari kalimat ajakan persuasif pada reklame adalah untuk menarik perhatian audiens terhadap reklame tersebut. Dengan menarik perhatian audiens, reklame dapat meningkatkan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh penulis atau pembicara.

Berikut adalah beberapa contoh kalimat ajakan persuasif pada reklame yang bertujuan untuk menarik perhatian:

  • “Jangan biarkan gigi Anda berlubang. Segera gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan kalsium untuk melindungi gigi Anda dari kerusakan.” (Reklame pasta gigi )
  • “Apakah Anda ingin menjadi kaya raya dalam sekejap? Ikuti program investasi yang menjamin keuntungan hingga 100% dalam waktu singkat.” (Reklame program investasi )
  • “Bosan dengan gaya rambut Anda yang itu-itu saja? Coba potong rambut di salon  yang memiliki stylist profesional dan berpengalaman. Dapatkan diskon 50% untuk potong rambut pertama Anda.” (Reklame salon )

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment